Peluang Usaha Investasi Online Terpercaya
bisnisindonesian.com

Pengertian Investasi Yang Sesungguhnya


Pengertian Investasi dapat didefinisikan sebagai penundaan konsumsi dana pada saat ini untuk mendapatkan keuntungan dimasa depan. Sebelum memulai investasi, ada beberapa hal yang harus Anda pahami

 

Investasi selalu beresiko
Semakin tinggi potensi keuntungan, semakin tinggi pula resiko kerugiannya. Bila ada yang menawari Anda investasi hasil tinggi dengan embel-embel ‘aman’, ‘mudah’, dan sejenisnya, jangan gampang percaya! Bisa saja orang-orang yang menawarkan hal itu sedang mencoba menipu Anda! Tidak ada satupun investasi yang tidak beresiko, apalagi yang tingkat returnnya tinggi. High risk, high return.

investasi


Jangka waktu investasi

Secara kasarnya, investasi itu bisa berjangka pendek, sedang dan panjang. Jangka waktu akan sangat memperngaruhi jenis investasi yang Anda pilih. Misalkan, Anda menginginkan investasi jangka panjang, tentunya lebih baik memilih instrumen yang bisa memberikan return tinggi dalam jangka panjang.

Bedakan investor dengan spekulan

Contoh paling konkrit adalah dalam pasar saham. Spekulan mengejar keuntungan segera, mereka melakukan jual beli saham dengan frekwensi tinggi. Spekulan dapat kaya dalam sekejap, tapi juga bisa miskin sensasional beberapa menit sesudahnya. Sedang investor, lebih berorientasi pada pertumbuhan dana yang terencana, baik itu jangka pendek maupun panjang. Mereka biasanya memilih perusahaan yang terpercaya, dengan pertumbuhan saham yang stabil serta mampu memberikan deviden secara kontiniu.

Merencanakan Investasi

investasi memerlukan rencana yang matang sebelum
dilaksanakan, Jangan menganggapnya sebagai sesuatu yang berat dan bikin pusing, asumsikan saja kalau Anda sedang merencanakan liburan ke tempat impian.

Langkah Memulai Investasi

1. Tentukan Tujuan Anda
Sebelum berinvestasi, tanyakan pada diri Anda, hal apa yang ingin saya capai dengan hasil investasi ini ?
Bila tujuan Anda adalah mewujudkan mimpi Anda lihat lembar Impian Anda, berapa jumlah kekayaan yang Anda tuliskan disana? Itulah tujuan dari Pengertian investasi Anda.

2. Jalur dan Kendaraan Mana yang Paling Cocok?
Kalau sudah tahu tujuan, apa lagi yang harus direncanakan? Anda pasti akan melihat peta dan memilih jalur yang cocok untuk ditempuh serta kendaraan yang dipakai. Sama halnya dengan investasi, Anda harus menentukan jalur investasi apa yang harus ditempuh. Bertanyalah, Berapa jangka waktu investasi yang anda inginkan? Untuk jangka panjang atau pendek? Instrumen apa saja yang cocok untuk keadaan finansial Anda saat ini? Apa keuntungannya memilih instrumen investasi itu? Berapa hasil yang bisa diberikan?

3. Apa Resiko Berinvestasi Lewat Jalur Tersebut ?
Perhitungkan risiko investasi Anda. Buatlah daftar antara
potensi laba dan resiko kerugian.
Apakah labanya sebanding dengan resiko yang harus ditanggung ?
Apakah risiko itu bisa diminimalisir ?
Strategi seperti apa yang bisa diterapkan?
Dalam memilih investasi, Anda juga perlu melihat
kepribadian Anda. Tanyakan pada diri Anda, apa Anda tahan dengan risiko tinggi? Atau sebaliknya, jantung serasa copot kalau tiba-tiba nilai investasi Anda turun ?
Kalau Anda senang bermain dengan risiko, Anda dapat memilih jenis investasi berisiko tinggi yang juga mampu memberikan return tinggi. Tapi bila sebaliknya, sebaiknya pilih saja yang konvensional dan aman. Jangan sampai Anda kena serangan jantung karena melihat dana Anda ludes dalam sekejap.

4. Kalau Jalur Utama Macet, Jalan Alternatifnya yang Mana Saja? Kalau ada macet atau hambatan di jalur yang Anda pilih, jalan alternatif apa yang bisa ditempuh agar tetap dapat sampai ke tujuan?

Don’t put your eggs in one basket

Lakukan diversivikasi investasi. Jadi bila salah satu investasi Anda mengalami kerugian, Anda masih punya cadangan lainnya. Teori diversifikasi ini berdasar dari kenyataan bahwa jika nilai beberapa aset turun, maka nilai aset yang lain akan naik dalam waktu bersamaan.
Artinya, Anda perlu memiliki Pengertian investasi yang memiliki sifat yang berbeda sehingga kerugian Anda tidak terlampau besar. Sedikit masukan, sebetulnya berinvestasi pada satu jenis instrumen itu tidak salah ataupun buruk. Tapi hal ini tidak disarankan kalau Anda bukan investor yang benar-benar berbakat dan tahan banting, terlalu berisiko.
Bila Anda tidak dapat terjun sepenuh waktu untuk mengawasi keranjang satu-satunya lebih baik pilih jalan yang agak aman, taruh telur Anda di beberapa keranjang.

Jenis Instrumen Investasi

Berikut beberapa produk investasi yang dapat Anda pilih beserta keterangannya:
A. Deposito
B. Saham
C. Obligasi
D. Reksa Dana

Nah itulah Pengertian investasi yang dapat kami sampaikan.

Tag : investasi, pengertian investasi